5 Tips Aman Menggadaikan Sertifikat Rumah ke Bank

Menggadai Sertifikat

Dalam kondisi pandemi virus Corona seperti saat ini memang hampir semua sektor terkena imbasnya. Termasuk diantaranya adalah perusahaan-perusahaan besar yang mengalami kebangkrutan hingga menambah jumlah pengangguran yang ada di Indonesia. Termasuk karyawan yang kesejahteraannya mengalami penurunan disebabkan oleh pendapatan yang dipangkas atau dipotong oleh pihak perusahaan mereka. tak jarang beberapa orang mengambil jalan pintas dengan cara menggadaikan sertifikat rumah agar bisa mendapatkan uang untuk tetap bertahan hidup maupun modal dalam memulai bisnis.

 Biasanya jalan ini diambil ketika pikiran sudah buntu terhadap pemasukan yang semakin kecil, tak sebanding dengan biaya pengeluaran yang dibutuhkan. Pilihan gadai sertifikat rumah ini sendiri memungkinkan bagi Anda untuk mendapatkan uang pinjaman dalam jumlah yang besar jika dibandingkan dengan produk pembiayaan dari KTA biasa. Karena nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Namun sebanding juga dengan resiko yang harus ditanggung jika seandainya nanti tak sanggup untuk melakukan pelunasan. Karena sangat mungkin barang jaminan tersebut nantinya akan disita oleh pihak bank atau lembaga pembiayaan.

 Untuk itu agar lebih aman di dalam menggadaikan sertifikat hunian Anda, maka berikut ini beberapa kiatnya yang bisa Anda terapkan:

 

1. Pilih lembaga keuangan yang terpercaya, ada banyak sekali diantara bank-bank yang hadir di Indonesia dan menawarkan produk pinjaman, diantaranya adalah kredit multiguna yang memang memungkinkan Anda untuk dapatkan pinjaman dengan cara mengagunkan sertifikat tersebut. Hanya saja apakah semuanya menjamin kepercayaan? Nyatanya tidak. Banyak hal yang harus Anda perhatikan disini, carilah lembaga yang sudah besar dan memiliki reputasi yang buruk. Juga memberikan prosedur sebagaimana mestinya, tidak asal dalam menaksir harga barang yang digadaikan. Lembaga terpercaya umumnya juga akan memberikan jaminan asuransi untuk barang yang digadaikan tersebut.

2. Cek nilai suku bunga yang ditawarkan, agar tidak terasa berat dalam membebani Anda, maka penting sekali untuk memastikan berapa besarnya suku bunga yang harus dibayarkan disini. Karena semakin besar nilainya secara otomatis akan semakin membebani Anda. Jadi tak ada salahnya juga untuk membanding-bandingkan terlebih dahulu beberapa bank terpercaya dan tawaran bunganya untuk kredit multiguna, selektif ada baiknya memilih yang memang kecil bunganya.

3. Ambil pinjaman sebutuhnya saja, jangan serakah mentang-mentang sertifikat rumah tersebut ditaksir dengan nilai gadai yang besar. Maka memutuskan untuk mengambil semua nilai pinjaman maksimal tersebut. Ini tentunya sangat merugikan, karena beban yang harus Anda bayarkan atau lunasi nantinya juga semakin besar. Jadi ambil seperlunya saja.

4. Pastikan sudah mempertimbangkan sumber pemasukan untuk membayar cicilan, hendaknya Anda juga harus berpikir jangka panjang, termasuk diantaranya adalah mempertimbangkan dari mana nantinya mendapatkan uang pemasukan untuk membayar cicilan gadai tersebut setiap bulannya.

5. Bayar tepat waktu, catat dan buat pengingat kapan tanggal jatuh tempo pembayaran cicilan setiap bulannya, dengan demikian maka nantinya Anda bisa secara disiplin membayar uang cicilan tersebut kepada pihak bank. Karena jika sampai pembayaran telat maka akan membuat Anda dikenai dengan denda yang jumlahnya cukup besar. Ditambah lagi resiko barang jaminan juga akan disita oleh pihak bank tersebut.

 Setidaknya itulah beberapa kiat aman jika ingin menggadaikan sertifikat rumah ke bank. Jika masih ada alternatif selain sertifikat rumah, misalnya adalah BPKB kendaraan ataupun juga sertifikat tanah, maka bisa memilih yang lain terlebih dahulu agar lebih aman.

0 komentar:

Post a comment