Pinjam Online, Fungsi dan Tips Triknya


Kredit Cepat Pinjaman24

Kebutuhan dana di era sekarang makin meningkat. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari namun juga untuk kebutuhan mendadak yang tidak direncanakan sebelumnya. Termasuk dalam kebutuhan mendadak ini terutama adalah biaya berobat dan lain-lain. Selain itu, kita juga mungkin akan membutuhkan dana dalam jumlah besar untuk sejumlah keperluan seperti modal usaha, membangun rumah, memperbaiki mobil dan lain sebagainya. Aneka kebutuhan tidak terduga dan yang membutuhkan dana besar ini terkadang tidak hanya bisa ditutup dengan uang tabungan sendiri, bahkan saat kita sudah menggunakan uang tabungan darurat. Di sinilah kita akan membutuhkan pinjaman dana dari pihak ketiga.

Ada beberapa sumber pinjaman dana yang bisa kita manfaatkan untuk membantu menutup kebutuhan terdesak dan tak terduga ini.
  1. Meminjam pada saudara atau kerabat bisa jadi opsi pertama yang kita ambil. Saudara tentu sudah bukan orang asing dan telah kita kenal dalam jangka waktu lama. Mereka akan tahu benar seperti apa kondisi ekonomi kita dan tidak akan ragu dalam meminjamkan uang. Selain itu, meminjam pada saudara tidak akan dikenakan bunga. Waktu pelunasan juga dapat dirundingkan bersama, bahkan bisa dicicil. Namun, bisa jadi meminjam pada saudara tidak bisa dilakukan, apabila ternyata kondisi keuangan saudara kita juga sedang bermasalah. Atau bisa jadi kita akan mendapat pinjaman namun tidak dalam jumlah yang diinginkan, sehingga tetap saja belum dapat menutup kebutuhan mendesak tersebut.
  2. Sumber pinjaman dana selanjutnya adalah dari lembaga peminjaman uang. Yang terpopuler tentu adalah bank serta koperasi. Pinjaman melalui bank ini ada yang harus menggunakan jaminan seperti kendaraan bermotor atau surat-surat berharga. Selain itu ada juga pinjaman yang tidak dikenakan jaminan atau agunan, dikenal dengan nama KTA, Kredit Tanpa Agunan. Keuntungannya adalah kita akan mendapat pinjaman dalam waktu cepat, di mana rata-rata KTA akan cair dalam waktu satu hingga empat belas hari kerja. Kelemahannya, ada bunga yang harus kita bayarkan termasuk sejumlah biaya lain. Termasuk di antaranya adalah biaya administrasi, biaya keterlambatan pembayaran hingga biaya awal. Ini bisa membuat jumlah yang harus dibayarkan melebihi jumlah uang yang kita pinjam. Belum lagi apabila kita meminjam uang menggunakan jaminan, maka sebelum pinjaman dilunasi, barang jaminan tidak akan bisa kita ambil.
  3. Di era digital sekarang ini, terdapat juga pinjaman online. Prosesnya lebih mudah karena menggunakan media online melalui website tertentu. Jumlah uang yang bisa dipinjam juga bervariasi. Kelemahannya adalah adanya bunga yang dibebankan serta jenis pinjaman ini mungkin kurang cocok bagi mereka yang masih tidak familiar dengan internet, seperti orang-orang tua. Pinjaman secara online memang masih terbilang baru sehingga masih belum dipercaya banyak orang.

Mengajukan pinjaman dana ke bank bisa dibilang adalah langkah mendapat dana secara cepat yang paling familiar. Untuk mengajukan pinjaman dana ke bank ini biasanya juga cukup mudah. Kita hanya perlu melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Termasuk di antaranya adalah fotokopi KTP, fotokopi KK, slip gaji dan NPWP. Setelah semua persyaratan dilengkapi, kita diharuskan mengisi formulir dan menyerahkannya pada bank. Pihak bank umumnya akan mengecek sejarah transaksi kita di bank tersebut dan menyetujui pinjaman dana dalam kurun waktu satu hingga empat belas hari kerja.

Penting untuk melengkapi semua persyaratan yang diperlukan sebelum mengajukan pinjaman dana. Aplikasi yang lengkap akan dapat segera diproses secara lebih cepat sehingga dana juga bisa cair segera. Kita bisa mencari tahu terlebih dahulu apa saja persyaratan yang dibutuhkan oleh bank tempat kita mengajukan KTA. Selain melengkapi persyaratan, pastikan juga kita tidak memiliki kredit macet. Lunasi semua hutang kartu kredit sebelum mengajukan pinjaman dana. Bank akan ragu untuk memberi kita pinjaman apabila ditemukan adanya kredit macet atau track record yang buruk. Ini artinya kita seringkali mangkir dari kewajiban membayar hutang sehingga pastinya pengajuan pinjaman dana akan sulit untuk disetujui.

Pinjaman dana dari bank bisa jadi angin segar untuk kita yang tengah memerlukan dana dalam waktu cepat. Namun, tidak jarang pinjaman dana ini justru bisa jadi bencana dan menyulitkan kita ke depannya. Lalu, apa yang harus kita lakukan agar pinjaman dana ini tidak jadi bencana? 


  1. Pertama, pastikan terlebih dahulu bahwa kita memang butuh pinjaman dana tersebut. Pertimbangkan lagi alasan kita dalam mengajukan pinjaman dan pastikan alasan itu memang cukup kuat hingga memutuskan untuk meminjam uang ke bank. Ingat kalau pinjaman dana ke bank pasti akan dikenakan tambahan biaya serta bunga. Apabila alasan kita untuk meminjam uang tidak cukup mendesak dan kebutuhan yang ada masih bisa ditutup dengan uang tabungan sendiri atau meminjam sedikit uang pada saudara, maka gunakan cara-cara tersebut saja. 
  2. Kedua, hindari meminjam uang melebihi jumlah yang kita butuhkan. Hitung dengan cermat berapa banyak uang yang sebenarnya kita butuhkan dan jangan sampai meminjam melebihi jumlah tersebut. Pihak bank mungkin akan menawarkan kredit yang lebih besar. Bisa jadi kita akan tertarik karena uang sisa bisa ditabung kembali. Namun, ingat bahwa dana tersebut tetaplah adalah dana pinjaman dan kita harus mengembalikannya. Kredit yang semakin besar akan memberatkan kita ke depannya. Hal ini bisa jadi awal dari bencana karena kita tergiur meminjam dana dalam jumlah besar padahal kita tidak membutuhkannya dengan jumlah sebesar itu.
  3. Ketiga, pahami benar-benar resiko dari meminjam dana menggunakan agunan atau jaminan. Barang jaminan tidak akan kembali pada kita sebelum kredit dilunasi. Ini bisa jadi masalah karena barang jaminan biasanya adalah barang-barang berharga, seperti kendaraan bermotor yang digunakan sehari-hari ataupun surat-surat berharga.
  4. Keempat, mengajukan Kredit Tanpa Agunan ataupun kredit cepat juga bukan berarti kita lepas dari resiko. Bunga yang diberikan untuk kredit jenis ini biasanya akan lebih besar dibanding kredit biasa. Pertimbangkan baik-baik faktor adanya bunga serta aneka biaya tambahan ini karena akan membuat beban pinjaman kita naik.
  5. Kelima, seringkali orang merasa masalah finansialnya selesai setelah ia meminjam dana dari bank. Kebutuhan terdesak dapat segera dipenuhi dan masalah mereka selesai. Padahal, meminjam dana belum akan selesai apabila kita belum mengangsur pengembaliannya hingga lunas pada pihak bank atau lembaga peminjaman dana lainnya. Pastikan kita menyisihkan pendapatan tiap bulan guna mengangsur pengembalian dana beserta bunga yang dibebankan secara tepat waktu. Kita tidak boleh merasa masalah finansial telah selesai apabila pinjaman belum dilunasi.
  6. Terakhir, meminjam dana sangat tidak disarankan apabila kita termasuk orang yang boros dan gemar menghambur-hamburkan uang. Meminjam dana bagi orang boros justru akan jadi bencana besar karena mereka akan semakin sulit dalam mengendalikan kebiasaan menghabiskan uang dalam waktu cepat.

0 komentar:

Post a Comment