Hasil Skor Akhir Sevilla vs Atlético Madrid CDL (Kamis,28 Februari 2013)


Update Hasil Skor Akhir Pertandingan Sevilla vs Atlético Madrid Leg 2 SemiFinal Copa Del Rey Spanyol 2013 pada hari Kamis, 28 Februari 2013, pukul 04.00 WIB, Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla.

Sevilla vs Atlético Madrid (Kamis,28 Februari 2013)Hasil Skor Akhir Sevilla vs Atlético Madrid CDL (Kamis,28 Februari 2013)
Sevilla vs Atlético Madrid


Radamel Falcao dkk. memastikan diri lolos ke final Copa del Rey 2013 untuk bertemu sang rival sekota, Real Madrid, setelah sukses menciptakan hasil pertandingan Sevilla vs Atletico Madrid skor 2-2 pada Kamis, 28 Februari 2013 pukul 03.30 WIB. Duet lini depan Atleti, Diego Costa dan Falcao menjadi penentu skor Atletico Madrid vs Sevilla dengan masing-masing membukukan satu gol. Jesus Navas dan Geoffrey Kondogbia memang bisa menyeimbangkan keadaan. Tapi tuan rumah harus mengakhiri laga dengan 9 orang di lapangan. Hasil Copa del Rey ini membuat Rojiblancos memperoleh agregat 4-3 dan menyingkirkan kubu Ramon Sanchez-Pijzuan.

Berbekal kemenangan 2-1 di Vicente Calderon, Diego Simeone membawa anak asuhnya ke dalam laga yang “lebih seru dibandingkan duel Barcelona vs Real Madrid”. Rojiblancos memainkan lini tengah ‘setengah impian’” Tiago-Gabi-Raul Garcia-Arda Turan. Mereka akan berduel dengan trio Ivan Rakitic-Jose Antonio Reyes-Jesus Navas yang diandalkan oleh Sevilla dalam formasi 4-2-3-1.

Bermain di kandang sendiri, petaka justru menimpa pasukan Unai Emery ketika laga berjalan enam menit. Ketika itu, Diego Costa sukses menembakkan pelurunya ke gawang Beto. Keberanian penyerang Brazil untuk berduel dengan Alberto Botia, membuahkan hasil. Ia mendapatkan bola, sekali lagi mengecoh Botia, dan melepaskan tembakan yang melesak masuk ke sudut kanan gawang Beto. Start yang terlalu apik untuk Atleti, dan mereka tidak berhenti sampai di sana.

Menit 23, jarak semakin melenggang. Radamel Falcao penyebabnya. Kali ini, lewat serangan balik cepat, Diego Costa yang menyisir sisi kanan pertahanan lawan, mengirimkan umpan silang datar yang dengan tenang diteruskan oleh penyerang Kolombia meski ada bek Sevilla yang menghadang di menit 29.

Kubu Ramon Sanchez-Pijzuan berada dalam jurang besar. Mereka tidak hanya harus menang dalam laga ini. Melainkan mencetak empat gol balasan. Sesuatu yang sulit dibayangkan.

Beruntunglah bayangan itu sempat realistis ketika Jesus Navas menjaringkan gol ke gawang Thibaut Courtois di menit 39. Pria Spanyol yang menjadi salah satu pemain terbaik La Liga sejauh ini, melepaskan tembakan cantik dari sisi kana kotak penalti Atleti untuk membuat kiper Belgia tak berkutik.

Tertinggal 1-2 hingga babak pertama usai, Unai Emery mencoba alternatif dengan menghadirkan Manu del Moral menggantikan Jose Antonio Reyes. Namun, margin gol yang dibutuhkan, tak realistis sama sekali. Bahkan yang terjadi, seperti biasa, pasukan Ramon Sanchez-Pijzuan mudah terpantik, terutama oleh Diego Costa, dan lagi-lagi mengakhiri pertandingan tanpa pemain lengkap.

Menit 76, Gary Medel menerima dua kartu kuning dalam waktu singkat. Selang dua menit, giliran Ivan Rakitic yang terkena peringatan wasit Teixiera Vitienes.

Ajaibnya, dengan 10 orang, Sevilla berhasil menyamakan kedudukan di ujung pertandingan via Geoffrey Kondogbia. Namun, keajaiban itu berakhir dengan tidak menyenangkan, seperti halnya nasib Sevilla. Kondogbia menerima kartu kuning keduanya dalam laga tersebut, dua menit setelah mencetak gol, akibat terlibat insiden … lagi-lagi …. Diego Costa. Selesailah sudah petualangan klub Andalusia di Copa del Rey musim ini dengan penuh luka. Skor akhir 2-2 dan Rojiblancos melenggang dengan agregat 4-3.


Hasil update skor akhir pertandingan Sevilla vs Atlético Madrid.

FULL TIME

SEVILLA 2 - 2 Atl Madrid

Inilah hasil update skor akhir pertandingan Sevilla vs Atlético Madrid.


Sevilla (4-2-3-1): Beto; Coke, Fazio, Botía (Cicinho ’70), Alberto Moreno; Kondogbia, Medel; Jesús Navas, Rakitic, Reyes (Manu del Moral ’46); Negredo

Atletico Madrid (4-4-2): Courtois; Juanfran, Miranda, Cata Díaz, Filipe; Tiago (Mario Suarez ’24), Gabi; Raúl García (Koke ’73), Arda Turan (Cebolla Rodriguez ’64); Diego Costa, Falcao

0 komentar:

Post a Comment