Barito vs Arema | Bekantan Hamuk Jinakkan Singo Edan


Barito vs Arema | Bekantan Hamuk Jinakkan Singo Edan
BANJARMASIN - Arema Indonesia akhirnya menelan pil pahit ketika bertandang ke Stadion Demang Lehman, markas Barito Putera, Minggu (20/1/2013). Alih-alih menunjukan taring Singo Edan, mereka malahan harus gigit jari pulang dengan tangan hampa. Menghadapi tuan rumah yang tampil spartan, trio Beto, El Loco, dan Gumbs seakan tanpa taji. Serangan-serangan dari tim tamu mampu dimentahkan barisan pertahanan tim yang berjuluk Bekantan Hamuk sebelum menyentuh gawang.
Singo Edan yang menargetkan mencuri poin justru pulang dengan tangan hampa. Bartman langsung teriak histeris ketika penyerang asal Mali, Coulibaly Djibril, menjebol gawang Kurnia Meiga di menit 5. Mendapat umpan terarah dari Fathul Rahman, Coulibaly langsung menyambar dengan tendangan salto kaki kiri.
Beberapa menit kemudian, gawang Arema hampir kembali kebobolan melalui tendangan jarak jauh Amirul Mukminin, beruntung kali ini Meiga mampu menepis bola.
Arema yang kocar-kacir di awal, tampil semakin agresif di babak kedua. Arema langsung tancap untuk mengejar ketertinggalan. Peluang langsung di dapat melalui tendangan bebas dari jarak yang cukup ideal, namun eksekusi Gumbs masih membentur pagar hidup.
Arema terus melakukan tekanan di sisa waktu babak kedua, namun tidak satupun peluang didapat bisa dikonversi menjadi gol oleh para punggawa Singo Edan.
Pelatih Barito Putera, Salahudin menyatakan sangat bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. "Saya bersyukur atas kemenangan ini, meski belum puas karena masih menghadapi beberapa pertandingan yang harus dijalani dengan hasil maksimal," kata Salahudin.
"Percaya diri dan disiplin dalam menjaga pertahanan, itulah kalimat yang saya tekankan kepada anak-anak dan terbukti mereka mampu menjalankan instruksi sehingga berhasil meraih kemenangan," ujarnya.
Sementara pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan, mengakui tim tuan rumah bermain bagus dan disiplin dalam menjaga pertahanan, sehingga pemainnya tidak mampu menembus jantung pertahanan lawan.
"Penyerang kami kesulitan menembus pertahanan Barito karena pemainnya sabar dan disiplin sehingga pemain kami tidak bisa menerapkan strategi menyerang dari kaki ke kaki, termasuk Gonzales yang mati langkah," ujarnya.
Susunan pemain:
Barito Putra: Dian Agus (pg), Agus Cima, Njobi, Dae-Won, Fathul Rahman, Mekan Nasyrov, Sackie Doe/Rizki Mirzamah (86'), Amirul Mukminin, Dedi Hartono, Yongki Aribowo/Nehemia Solossa (59'), Coulibaly Djibril/Lucky Wahyu (66') Pencetak gol: Djibril Coulibaly (5')

Arema: Kurnia Meiga (pg), Alfarizie, Thierry Gathuessi, Victor Igbonefo, Hasyim Kipuw/Hendro Siswanto (65'), Joko Sasongko/Sunarto (62'), Sukadana/Dendi Santoso (76'), Egi Melgiansyah, Kayamba Gumbs, Christian Gonzales, Beto Goncalves Kartu kuning: Joko Sasongko, Christian Gonzales, Thierry Gathuessi

0 komentar:

Post a Comment